Rabu, 17 Agustus 2016

MY OPINION PART 2


                  [[Berubah]]


Berubah (n) keadaan yang tidak sama dengan yang dahulu (lebih baik atau lebih buruk).
Sejauh apapun kamu berubah dan mencoba mengevaluasi kesalahanmu, akan selalu ada yang masih melihatmu dengan yang terdahulu.

Tak usah risau, tetaplah selalu perbaiki diri dan mencoba menjadi lebih baik.
Karena menilai dari segi pandangan kamu, dia, mereka dan kalian sangatlah berbeda.
Ada yang memandang kita with have a good trackrecord or bad trackrecord. Meskipun itu benar atau salah.
Cueklah. Karena menanggapi semua sudut pandang tiap manusia hanya membuang waktu saja.
Ada yang menilai kamu dari keirian, kejelekan, kedengkian atau kebaikanmu,

Pepatah pernah menyebutkan ”sebesar kebaikanmu akan terlupakan dengan satu kejelekanmu” manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Baik disengaja maupun tidak sengaja. Baik belum diketahui seseorang maupun sudah ketahuan.
Hanya Tuhan yang dapat melihat sifat dan akhlak tiap manusia.
Tetaplah pada fokusmu.

Jangan pernah melihat hinaan dari sekitarmu..  karena mereka hanya ingin menjatuhkanmu.
Dengarlah saran dari sekitarmu.. karena mereka ingin kamu menjadi lebih baik lagi. Bedakan itu.
Tetaplah berada diatas cacian dan pandangan tiap orang yang berbeda-beda.

Saya, kamu, dia, mereka dan kalian pasti punya track record pengalaman masing-masing.
Yang good trackrecord, tetaplah bekerja cerdas.
Sedangkan yang bad trackrecord, jangan malu, karena kita masih punya kesempatan merubahnya.
 Masih banyak waktu yang dapat kamu lakukan untuk menjadi lebih baik. Selama kita ingin survive,pasti ada jalan yang baik.

Melihat dari kesalahan, masalalu, pengalaman, ketidaktahuan, uji coba dan kegagalan.
Kita akan dicaci saat berada di masa proses menuju titik tujuanmu. Itulah manusia. Hanya bisa melihat kejelekan daripada kebaikan seseorang.
Pernah dengar kata gibah? lebih banyak orang senang melakukan gibah. Berawal dari budaya cangkruk hingga nongkrong, gibah pasti ada.

Maka dari itu mari kita evaluasi diri dan perbanyak mendekatkan diri pada Tuhan. Karena yang berhak menilai ialah Dia. Manusia adalah penyalur penilai saja yang masih berifat sementara.


17-08-2016

Yustisia F. 

1 komentar:

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus